Beberapa Sikap

By : Uztad Felix Siaw

1. perkataan yang kasar dari suami tidak menjadikannya jantan | justru itu perlihatkan sikap terlihat kejam tanpa perasaan
2. wanita dicipta dari lekuk rusuk agar disayangi | tentu lebih layak dicintai setelah jadi istri
3. meluruskannya dengan paksa hanya mematahkannya | kesabaran dan kelembutan adalah kuncinya
4. istri diambil dengan amanah serta kalimat yang baik dari walinya | jaga dan berlakulah baik padanya sebagaimana Nabi meminta
5. siapa yang tak luluh hatinya bila memiliki suami | yang santun lisannya dan sabar dalam menasihati?
6. bukan agar istri takut pada suami lalu istri takut berlaku salah | namun agar dia enggan melihat suaminya sedih maka dia berlaku benar
7. maka ancaman apalagi pukulan bukanlah jalan | coba kata-kata lembut sejuk penuh pengertian pelan-pelan
8. sebetulnya bila istri senantiasa berbuat salah | maka sejatinya suaminya itu bermasalah
9. karena tugas suami bukan hanya menafkahi lahir | namun terutama agar dalam kebaikan dia jadi mahir
10. membimbing dan mengajari kebaikan adalah tugasnya suami | memimpinnya dalam kebenaran adalah kewajiban suami
11. jagan tuduh istrimu tidak sempurna melakukan kewajibannya | mungkin suaminya yang tidak penuh tunaikan haknya?
12. atau mungkin kedua-duanya selama ini bermasalah? | tanpa iman dan ilmu lantas nekat untuk menikah?
13. bagaimanapun suami adalah pemimpin atas istrinya | tak layak pemimpin tidak berlaku baik pada yang dipimpinnya
14. pandangilah dia bila memasak bagi anak-anakmu | dengarkan senandungnya saat menidurkan anak-anakmu
15. lisan yang baik itu merubah akal dan pikiran | lisan kasar dan amal kasar tanda cacat pikiran
16. perbanyak memahami kisah Rasulullah memerlakukan istri-istrinya | niscaya kita temukan hikmah pelajaran kaya pekerti
17. “sesungguhnya yang paling baik diantara laki-laki | adalah yang paling baik kepada istri-istrinya” (HR Ahmad)
18. kenyataannya jarang kita temukan suami dzalim pada istrinya | lantas Allah berikan kemudahan hidupnya di dunia
19. sayangi dan muliakan istrimu | bahagia dan berharga hidupmu

Iklan

Sepertinya…

By: Uztad Felix Siaw

“wahai orang-orang yang beriman, penuhilah janji-janji itu” (QS 5:1) | penuhi janji kepada Allah dan manusia

penuhi janji, atau jangan berjanji | bila sudah tak mampu penuhi, jangan menambah janji | hanya akan mengiris luka lagi
benar-benar pada janji terdapat asa bagi yang terjanji | dan asa akan berubah jadi luka bila belum tertunai
dan bila syahadat adalah janji setia pada Allah Tuhan Semesta | maka pernikahan adalah janji setia pada istri sang buah mata
untuk lelaki menunaikan janji bukan prestasi | namun sebuah kewajiban yang harus dipenuhi
karena setiap janji yang tak tertunai adalah aib | yang menjadi rekam jejak atas tanggung jawab
maka lelaki yang sejati | tak pandai umbar janji | karena setiap janji bernilai | pertanda harga diri
lelaki dilihat dari kata-katanya | bila sudah berdusta | tiada apa yang bisa dipercaya
==================================================================
aku menemani istriku seolah-olah itu perjumpaan terakhir | dan meninggalkan anakku seolah-olah takkan bertemu lagi
aku takut melampiaskan amarah pada anak-anak | karena aku khawatir itu yang terakhir mereka ingat
aku benci pergi dari istriku dalam keadaan marah | karena bisa jadi itu yang terakhir yang dia kenang
aku menulis agar anak-anakku mengenal persis siapa ayahnya | bukan dari lisan orang lain tapi dari tulisan ayahnya
aku meninggalkan istriku karena aku tahu persis | bahwa yang dia dan aku cari tiada ada di rumah
di medan perang ada nikmat yang tak disediakan ranjang | di medan dakwah ada bahagia yang tak didapat di rumah
mencintaimu itu anugerah | membencimu itu musibah

“Bila seorang lelaki berlaku baik pada istriya”

By : Ustad Felix Siauw

01. saat saya berbisnis dengan seseorang yang sudah menikah | biasanya saya selidiki dulu kualitas kebaikannya pada istrinya 
02. bila seorang lelaki berlaku baik pada istriya | maka dia partner bisnis yang kemungkinan besar terpercaya
03. tapi bila lelaki memperlakukan istrinya dengan kasar atau jahat | kemungkinan besar dalam bisnis pun akan berkhianat
04. logikanya, istri adalah orang yang paling dekat dengan suami | bahkan Allah berikan kedekatan lebih dari yang lain
05. “mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka” (QS 2:187) | begitu firman Allah Swt
06. bahkan didepan orangtua pun kita tidak diperkenankan telanjang | namun seorang suami diperkenankan begitu didepan istri
07. artinya, Allah Swt memberikan kedekatan suami-istri | kedekatan yang tiada bandingannya dari yang lain
08. logikanya, bila pada yang terdekat pun perlakuannya kasar | bagaimana perlakukannya dengan yang lain?
09. logikanya, bila dengan yang terdekat pun masih berdusta | maka bagaimana jadi partner bisnis yang bisa dipercaya?
10. lelaki yang dzalim dan kasar pada istrinya | cepat atau lambat pasti akan menghancurkan bisnis
11. karena elemen paling penting dalam partnership | ialah integritas dan bertanggungjawab | dan keduanya ciri penting suami salih 
12. tentang partner bisnis | skill bisa dilatih, pengetahuan bisa dicari | integritas dan tanggungjawab? nggak sehari dua hari
13. logikanya lagi, bagaimana lelaki yang hanya istri saja tidak bisa di-manage | lantas bisa me-manage bisnis dengan baik?
14. sabda Rasul dalam riwayat Imam Ahmad, “Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya di antara mereka..”
15. “… Dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istri-istrinya” (HR Ahmad) | nah, ini lebih jelas lagi 
16. jadi menurut Rasulullah | mukmin sempurna = baik akhlaknya = baik terhadap istrinya | see? 
17. jadi carilah partner bisnis yang baik pada istrinya | yang baik rumah tangganya 
18. “terus gimana kalo yang belum nikah?” | ya makanya nikah dulu, hehe.. XP
19. nggak, nggak, serius nih | kalo yang belum nikah | lihat bagaimana cara dia perlakukan ibunya 
20. logikanya | anak taat orangtua = taat Allah = integritas dan tanggungjawab | nah, itu dia 
21. apalagi suami yang sayang istri dan sayang orangtua | keduanya nggak ada cekcoknya | cocoklah itu jadi partner bisnis yang baik 
22. jadi perbaikilah perlakuan pada istri | insyaAllah akan mengalir pula rezeki
23. juga jangan lupa hubungan dengan ibu dijaga | maka doa ibu insyaAllah berserta kita dan mencukupi
24. mulai dari berusaha melatih lisan yang baik | lalu lengkapi dengan amal yang baik | baik pada ibu ataupun istri
25. begitulah integritas dan tanggungjawab | keduanya mutlak diperlukan dalam rumah tangga | begitupun rahasia dalam berusaha
26. dan apa rahasia dari segala-galanya? | tentu ketaatan kepada Allah!