Tanggung Jawab Ayah terlepas setelah Anak Gadisnya Menikah

By: Udztad Felix Siauw

seorang anak perempuan itu milik ayahnya sampai dia dinikahi | maka datangilah ayahnya bila engkau betul-betul berani

karena ayahnya yang telah mengajarinya, memberinya makan | melindunginya, dan membuatnya mengenal Allah

karenanya ayahnya pula yang paling tahu perihal putrinya | jelas-jelas lebih tahu lelaki mana yang sanggup menggantikannya

karena menikahi seorang perempuan itu berarti menggantikan ayahnya | mengambil semua tanggungan ayahnya atas diri perempuan itu

memberinya makan, pakaian, kediaman, bersama-sama kita | mencintai, menyayangi, melindungi, jadi sandaran baginya

suami itu pemimpin dalam taat, yang harus lebih ibadahnya | pembimbing di jalan surga dan pengawal dari murka Allah

kesemuanya itu, segalanya itu, adalah ayah yang menilainya | Allah berikan kepada ayah, penilaian cocoknya calon suami

bukan berarti tak ada hak pada putrinya, hanya ayahnyalah wali | maka lelaki sejati, mendatangi dan meyakinkan walinya

bahwa dia pantas menjadi wali menggantikan ayahnya | bahwa tugas berat itu hendak dia pikul dengan sama baiknya

maka awalnya suami baik itu dari yang taat pada Allah | yang mendatangi walinya bukan hanya sibuk dengan putrinya

dan calon suami yang baik itu, tak pernah mengajak maksiat | berpacaran dan berkhalwat, atau amal nista sebelum menikah

yang meminang dengan hamdalah pada ayahnya | itulah yang bakal mengajak pada jalan bahagia 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s